Perintah Do'a, Etika, Anjuran dan hal lain dalam berdo'a




            Assalamualaikum sobat semua, jumpa lagi di artikel di IZZULHAQ. Sobat...... ngerasa gak sih, kita sering mengalami hal-hal sulit saat kita sedang menjalani kehidupan ini sehingga kita menginginkan penyelesainnya. Kita juga sering menginginkan banyak hal seperti benda, kejadian, pemikiran, perubahan, dan banyak hal lainnya. Tapi kita seringkali melupakan keberadaan Allah SWT yang maha pemurah dan maha kuasa atas segala sesuatu, kemudian melakukan  usaha menggapainya seorang diri. Padahal kita bisa meminta kepada Allah SWT, salah satunya adalah dengan berdo’a. Justru Allahlah yang memerintahkan kita untuk berdo’a loh, Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:



·         “Dan Tuhanmu berfirman : “Berdo’alah kepada-Ku pasti Aku mengabulkan untukmu.” (al-Mukmin: 60)



·         “Berdo’alah kepada Rabbmu dengan berendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.”

              (al-A’raf: 55)



·         “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang mendoa apabila ia berdoa kepada-Ku.” (al-Baqarah: 186)



·         “Atau siapakah yang memperkenankan (do’a) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdo’a kepada-Nya, dan yang menghilangkan kesusahan.” (an-Naml: 62)



Rasulullah sallallaahu’alaihi wa sallam juga  menjelaskan dalam sebuah Hadits:



·         Dari an-Nu’man Ibn Basyiir r.a, dari Nabi SAW beliau bersabda:

“Do’a itu adalah ibadah.” (HR. Abu Dauud dan Turmudzi, dan dia berkata: “Hadits hasan shahih”)

Gimana sobat?Sudah ngerti dalilnya kaan? tapi, selain berdo’a untuk diri kita sendiri, kita dianjurkan mendo’akan orang lain, tanpa diketahui oleh orang tersebut. Dan kita juga dapat untung loh, dari do’a kita itu. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:

           

·         “Dan mohonlah ampunan bagi dosamu dan bagi (dosa) orang-orang Mu’min,      laki-laki dan perempuan.” (Muhammad: 19)

Dan Rasulullah Sallallaahu’alaihi wa sallammenjelaskan dalam haditsnya:

           

·         Dari Abu Darda’ r.a, sesungguhnya ia mendengar Rasulullah SAW bersabda :                                  

“Tidak ada seorang hambapun yang mendo’akan saudaranya tanpa sepengetahuannya, melainkan malaikat akan berkata padanya: “Dan bagimu seperti apa yang kau pinta.”       (HR. Muslim)



·         Dari Abu Darda’ r.a, sesungguhnya Rasulullah SAW pernah bersabda:

“Do’a seorang muslim untuk saudaranya tanpa sepengetahuannya adalah mustajabah (terkabulkan), di kepalanya ada malaikat yang ditugaskan di sana, setiap ia berdo’a untuk saudaranya, maka malaikat itu berkata: “Amin, dan bagimu seperti yang kau pinta.”         (HR. Muslim)



Nah, tuh... dah ngerti kaan... tapi sobat-sobat harus tau, bahwa ada do’a-do’a yang dilarang oleh Rasulullah, kita lihat haditsnya yuk...



·         Dari Jabir r.a, dia berkata: “Rasulullah SAW bersabda:



 “jangan kalian mendo’akan jelek atas diri kalian, juga jangan atas anak-anak kalian, dan harta kalian, jangan kalian mencari-cari saat tertentu dari Allah yang jika Allah dimintai satu permintaan didalamnya Dia akan mengabulkanmu.”

(HR. Muslim)



Semoga kita hati-hati ya, sobat... dan tau gak sih, saat yang sangat bagus untuk berdo’a salah satunya adalah saat kita sujud, Rasulullah menjelaskan dalam sebuah hadits...



·         Dari Abu Hurairah r.a, sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda:



“saat paling dekat bagi seorang hamba kepada Rabb-nya adalah ketika ia sedang sujud, maka perbanyaklah do’a!” (HR. Muslim)

Boleh di praktekin nih, sobat.... tapi sobat harus ingat, kata rasul do’a kita akan dikabulkan jika kita tidak terburu-buru, tapi apa yang dimaksud “terburu-buru” oleh Rasulullah? Yuk lihat hadits berikut....



·         Dari Abu Hurairah r.a, sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda:



“Akan dikabulkan do’a salah seorang dari kalian selama ia tidak terburu-buru, dengan ia berkata: “Aku telah berdo’a kepada Rabbku, tapi belum juga dikabulkan untukku!.” (HR. Bukhari-Muslim)





Sekian bahasan tentang do’a kali ini. Semoga artikel tadi bermanfaat ya, sobat. Mohon maaf atas segala kekurangan, mohon maklum, ini artikel pertama saya. Terimakasih atas partisipasinya. Sampai jumpa di artikel berikutnya. Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.





           








1 comment:

  1. Sangat Bermanfaat! Thanks zull..
    Mau tanya juga nih, Kalau "Doa Yang Mengancam" Itu hukumnya bagaimana ya?

    ReplyDelete

Feel Free to Comment, ada pertanyaan atau sekedar mau ngomong ? langsung aja tulis di komentar